Cbox

Penyakit Kanker Hati dan Penyebabnya

Penyakit kanker hati adalah kanker yang timbul dari hati. Ia juga dikenal sebagai kanker hati primer atau hepatoma. Hati terdiri dari jenis sel yang berbeda (misalnya, saluran empedu, pembuluh darah, dan sel-sel penyimpan lemak). Namun, sel-sel hati (hepatosit) menguasai 80% dari jaringan hati. Dengan demikian, sebagian besar kanker hati primer (lebih dari 90 sampai 95%) muncul dari sel-sel hati dan disebut kanker atau karsinoma hepatoseluler.

Beberapa penyebab kanker hati yang harus Anda waspadai adalah sebagai berikut:
  • Siklus tidur yang berbeda dari orang kebanyakan. Kebiasaan tidur yang terlalu malam dan bangun yang siang merupakan faktor signifikan seseorang bisa terjangkit kanker hati.
  • Pola makan yang juga tidak teratur atau bahkan cenderung terlalu berlebihan.
  • Sangat sering dalam mengkonsumsi obat-obatan yang mengandung banyak bahan kimia.
  • Seringkali tidak melakukan makan pagi.
  • Seringnya mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung bahan pengawet.
  • Terlalu bnayak megkonsumsi makanan yang mentah disinyalir dapat menambah beban di hati kita.
Beberapa penyebab kanker hati di atas perlu di waspadai dan di kenali sejak awal,pengetahuan kita yang kurang tentang penyakit ini bisa membuat kita sangat sulit untuk mengenali penyebabnya
Kita harus melakukan pencegahan dengan tanpa mengeluarkan biaya tambahan. Cukup atur gaya hidup dan pola makanan sehari-hari. Perawatan dari pola makan dan kondisi waktu sangat diperlukan agar tubuh kita dapat melakukan penyerapan dan pembuangan zat-zat yang tidak berguna sesuai dengan jadwalnya,
Sebab:
  • Malam hari pukul 9 – 11: adalah pembuangan zat-zat tidak berguna/beracun (de-toxin) dibagian sistem antibodi (kelenjar getah bening). Selama durasi waktu ini seharusnya dilalui dengan suasana tenang atau mendengarkan musik. Bila saat itu seorang ibu rumah t angga masih dalam kondisi yang tidak santai seperti misalnya mencuci piring atau mengawasi anak belajar, hal ini dapat berdampak negatif bagi kesehatan.
  • Malam hari pukul 11 – dini Hari pukul 1: saat proses de-toxin di ba gian hati, harus berlangsung dalam kondisi tidur p
  • Dini hari pukul 1 – 3: proses de-toxin di bagian empedu, juga berlangsung dalam kondisi tidur.
  • Dini hari pukul 3 – 5: de-toxin di bagian paru-paru. Sebab itu akan terjadi batuk yang hebat bagi penderita batuk selama durasi waktu ini. Karena proses pembersihan (de-toxin) telah mencapai saluran pernafasan, maka tak perlu minum obat batuk agar supaya tidak merintangi proses pembuangan kotoran.
  • Pagi pukul 5 – 7: de-toxin di bagian usus besar, harus buang air di kamar kecil.
  • Pagi pukul 7 – 9: waktu penyerapan gizi makanan bagi usus kecil, harus makan pagi. Bagi orang yang sakit sebaiknya makan lebih pagi yaitu sebelum pk 6:30. Makan pagi sebelum pk 7:30 sangat baik bagi mereka yang ingin menjaga kesehatannya. Bagi mereka yang tidak makan pagi harap merubah kebiasaannya ini, bahkan masih lebih baik terlambat makan pagi hingga pk 9-10 daripada tidak makan sama sekali. Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang akan mengacaukan proses pembuangan zat-zat tidak berguna. Selain itu, dari tengah malam hingga pukul 4 dini hari adalah waktu bagi sumsum tulang belakang untuk memproduksi darah.
Penyakit kanker hati dapat di sembuhkan dengan obat herbal ace maxs yang merupakan solusi terbaik dan terpercaya. sebagai obat kanker hati alami, Sebab obat herbal ace maxs merupakan obat alami yang tidak mengandung zat dan bahan kimia, karena obat herbal ace maxs terbuat dari perpaduan khasiat buah kulit manggis dan daun sirsak yang aman efektif dan tanfa efek samping. Oleh karena itu obat herbal ace maxs mampu menyembuhkan penyakit jantung, asam urat, stroke, insomnia terutama penyakit kanker hati secara tuntas. Maka dari itu segera atasi penyakit kanker hati dengan mengkonsumsi obat herbal ace maxs secara teratur
Maka dari itu atasilah penyakit kanker hati anda dengan obat herbal ace maxs yang terbaik dan terpercaya,bisa untuk pencegahan dan pengobatan

Sumber:http://obatalamikolesterol.com
[ Read More ]

 JARINGAN EPITEL


Epitel Transisional
Epitel ini bila diregangkan terlihat mirip epitel berlapis gepeng, bila tidak diregangkan maka sel permukaannya tampak bulat.
Epitel Berlapis Gepeng Tidak Bertanduk
Jenis epitel in terdapat pada permukaan basah yang menghadapi gesekan dan tarikan.

Terdapat pada : rongga mulut, esofagus, vagina
Epitel Berlapis Gepeng Bertanduk
Sangat mirip dengan epitel berlapis gepeng tidak bertanduk. Hanya di sini sel-sel yang superfisial mengalami transformasi menjadi lapisan keratin yang kuat dan tidak hidup yang melekat erat dengan sel-sel hidup di bawahnya.
Epitel Selapis Kubis / kuboid
Epitel ini dibenutk oleh selapis sel-sel dengan tinggi dan lebarnya sama.
Epitel Bertingkat Semu / Epitel Bertingkat
Epitel ini terdiri dari gabungan sel-sel silindris bersilia, sel goblet dan sel basal, di mana semua sel-sel ini duduk pada membrana basalis tapi tidak semua mencapai permukaan apikal sel.
Epitel ini disebut sebagai bertingkat semu karena terlihat inti sel pada epitel ini tidak sama tingginya walaupun ia hanya berdiri dari satu lapis sel saja.
Epitel Selapis Gepeng
Disebut juga membran epitel sebab epitel ini tampak tipis karena dibentuk oleh sel-sel gepeng.
Epitel Berlapis Silindris
Jenis epitel in biasanya tidak lebih dari dua lapis sel, terutama berfungsi untuk proteksi. Terdapat pada ductus sekretori dari kelenjar, kadang-kadang sel silindris di sini bersilia.

Silia
[ Read More ]


No
Nama
Gambar
Jaringan penyusun
1
Kelenjar adrenal mamalia
Otot polos
Sel-sel lemak (jaringan adiposa)
Jaringan epitel kelenjar
2
Mamalia,otot lurik
Jaringan otot
Jaringan ikat longgar
Jaringan saraf

3
Mamalia,otot polos
Jaringan otot polos
Jaringan ikat
Jaringan saraf
4
Otot jantung
Jaringan ikat
Jaringan otot jantung
Jaringan saraf
Jaringan epitel
5
Otot lurik
Jaringan otot lurik
Jaringan ikat (longgar)
6
Otot polos (usus halus)
 Jaringan otot polos
Jaringan ikat biasa (longgar)
7
Sel darah merah
Epitel pipih selapis
Jaringan darah
Jaringan ikat penghubung.

8
Sel darah putih
Epitel pipih selapis
Jaringan darah
Jaringan ikat penghubung
9
Sel hati
Jaringan ikat khusus
Jaringan epitel selapis

10
Kelenjar ovarium mamalia
Epitel kelenjar
Jaringan ikat

11
Kelenjar testis mamalia
Jaringan ikat
Epitel kelenjar



[ Read More ]


No
Nama
Gambar
Jaringan penyusun
1
Kelenjar adrenal mamalia
Otot polos
Sel-sel lemak (jaringan adiposa)
Jaringan epitel kelenjar
2
Mamalia,otot lurik
Jaringan otot
Jaringan ikat longgar
Jaringan saraf

3
Mamalia,otot polos
Jaringan otot polos
Jaringan ikat
Jaringan saraf
4
Otot jantung
Jaringan ikat
Jaringan otot jantung
Jaringan saraf
Jaringan epitel
5
Otot lurik
Jaringan otot lurik
Jaringan ikat (longgar)
6
Otot polos (usus halus)
 Jaringan otot polos
Jaringan ikat biasa (longgar)
7
Sel darah merah
Epitel pipih selapis
Jaringan darah
Jaringan ikat penghubung.

8
Sel darah putih
Epitel pipih selapis
Jaringan darah
Jaringan ikat penghubung
9
Sel hati
Jaringan ikat khusus
Jaringan epitel selapis

10
Kelenjar ovarium mamalia
Epitel kelenjar
Jaringan ikat

11
Kelenjar testis mamalia
Jaringan ikat
Epitel kelenjar



[ Read More ]


No
Nama
Gambar
Jaringan penyusun
1
Kelenjar adrenal mamalia
Otot polos
Sel-sel lemak (jaringan adiposa)
Jaringan epitel kelenjar
2
Mamalia,otot lurik
Jaringan otot
Jaringan ikat longgar
Jaringan saraf

3
Mamalia,otot polos
Jaringan otot polos
Jaringan ikat
Jaringan saraf
4
Otot jantung
Jaringan ikat
Jaringan otot jantung
Jaringan saraf
Jaringan epitel
5
Otot lurik
Jaringan otot lurik
Jaringan ikat (longgar)
6
Otot polos (usus halus)
 Jaringan otot polos
Jaringan ikat biasa (longgar)
7
Sel darah merah
Epitel pipih selapis
Jaringan darah
Jaringan ikat penghubung.

8
Sel darah putih
Epitel pipih selapis
Jaringan darah
Jaringan ikat penghubung
9
Sel hati
Jaringan ikat khusus
Jaringan epitel selapis

10
Kelenjar ovarium mamalia
Epitel kelenjar
Jaringan ikat

11
Kelenjar testis mamalia
Jaringan ikat
Epitel kelenjar



[ Read More ]